RSS

CBIS (Computer Based Information System) (Tugas 3)

12 Oct
Heeey…. saya mau ngasi info lagi niiih yang berhubungan dengan komputer pastinya.. sekarang mau ngebahas tentang sistem informasi yang berbasi komputer, nah dari yang saya tulis berbasis komouter berarti dasar dari suatu informasi itu basic nya atau dasarnya yang berasal dari komputer. Sekarang kita bahas lebih lanjut ya, semoga bermanfaat🙂
1. Sistem Informasi Berbasis Komputer
Menurut Jimmy, berbasis komputer artinya perancang sistem informasi manajemen harus mengerti komputer dan mampu menggunakannya untuk pengolahan informasi karena perancang akan merancang sebuah manajemen sistem informasi yang akan digunakan dengan menggunakan program komputer(1).Sementara menurut Laudon CBIS merupakan sistem informasi untuk pemrosesan dan penyebaran informasi yang mengandalkan peranti keras dan lunak komputer Sistem informasi yang menggunakan komputer dikenal dengan Computer Based Information Systems (CBIS)(2). Dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi  Berbasis Komputer (SIBK) merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan(3) . Sedangkan menurut Bayu  CBIS merupakan suatu bentuk sistem informasi dimana komputer memegang peran yang sangat besar(4) .
Manager membuat keputusan untuk memecahkan masalah, dan informasi digunakan dlm membuat keputusan. Porsi komputer dalam pengolah informasi terdiri dari tiap area aplikasi yang berbasis komputer :(5)
– SIA (Sistem Informasi Akuntansi)
– SIM (Sistem Informasi Manajemen)
– DSS (Sistem Pengambilan Keputusan)
– OA (Otomatisasi Kantor)
– ES (Sistem Pakar)
2. Nilai CBIS.(6)
Nilai CBIS sulit diukur secara kuantitatif, namun secara subjektif dapat dilihat dari unsur-unsur dibawah ini :
a.Bertambahnya daya analisis bisnis yang dilakukan manajer
b.Meningkatnya produktivitas kerja
c.Meningkatnya efisiensi kerja
3. Komponen CBIS(7)
1) Manusia (people/brainware)
2) Prosedur (procedure)
3) Data (database)
4) Program (software)
5) Perangkat Keras (hardware)
6) Telekomunikasi (telecommunication)
 
4. Pengertian Berbagai Subsistem CBIS(8)
Berikut adalah penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan masing-masing subsistem CBIS yang disebut di dalam keempat model tersebut.
1) Management lnformation System(MIS) adalah sebuah sistem informasi yang mendukung sekelompok manajer dengan kebutuhan informasi yang sama (menurut McLeod), pada tingkat manajemen organisasiyang mendukung kegiatan perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan dengan menghasilkan laporan-laporan rutin (menurut Laudon dan Laudon).
2) Decision support System (DSS) adalah sebuah sistem yang menghasilkan informasiyang diarahkan untuk pemecahan masalah tertentu dan pengambilan keputusan yang harus dilakukan manajer (McLeod-Schell) pada tingkat tactical managemant (Post-A nderson).
3) Marketing Information System (MKIS), Manufackturing Information System (MIS),  Financial lnformation System (FlS), Human Resource Information System (HRIS) dan lnformafron Resources lnformation System (IRIS) adalah sistem-sistem yang menghasilkan/memproses informasi untuk keperluan fungsi pemasaran/ memproses informasi untuk fungsi pemasaran, produksi/operasional, keuangan, personalia, dan fungsi informasi perusahaan. (McLeod – Schell).
4) Knowledge worker sysfem (KWS adalah sistem informasi yang membantu para knowledge worker (insinyur, dokter, pengacara, ilmuwan) dalam menciptakan pengetahuan baru dan mengintegrasikannya ke dalam organisasi. (Laudon-Laudon)
5) Process Control adalah penggunaan komputer untuk memonitor dan mengendalikan mesin-mesin produksi dan robot. (post-Anderson)
 
5. Evolusi CBIS(8)
  1. Fokus awal pada data : Selama paruh pertama abad 20, perusahaan pada umumnya mengabaikan kebutuha n informasi para manajer. Pada fase ini penggunaan komputer hanya terbatas pada aplikasi akuntansi.Nama aplikasi akuntasnsi berbasis komputer pada awalnya adalah pengolahan data elektronik (EDP) kemudian berubah menjadi Data prosesing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) .
  2. Fokus baru pada informasi : Tahun 1964 diperkenalkan satu generasi baru alat penghitung yang mempengaruhi cara penggunaan komputer. Konsep penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tsb. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini segera diterima oleh perusahaan besar.
  3. Fokus revisi pada pendukung keputusan. Sistem pendukung keputusan (Decision support system) adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer. Manajer tersebut berada di bagian manapun dalam organisasi pada tingkat manapun dan dalam area bisnis apapun. DSS dimaksudkan untuk mendukung kerja satu manajer secara khusus.
  4. Fokus pada Komunikasi : Pada waktu DSS berkembang , perhatian juga difokuskan pada otomatisasi kantor (office automation/OA) OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik.OA telah berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh, voice mail, e-mail, electronik calendaring, facsimile transmission.
  5. Fokus potensial pada konsultasi : Komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi yang dinamakan kecerdasan buatan (artificial intelligence).
6..Evolusi dan aplikasi CBIS (Computer Based Information System)(10)(11)
a.Data Processing (DP)
Pengolahan data atau sistem informasi akuntansi, pengolahan data merupakan manipulasi atau transformasi simbol-simbol angka dan abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya. Sementara sistem informasi akuntansi (SIA) melaksanakan tugas pengolahan data yaitu mengumpulkan data yang menjelaskan kegiatan perusahaan, merubah data menjadi informasi.
-4 Tugas dasar pengolahan data yang dilakukan SIA :
– Pengumpulan Data
– Manipulasi Data : Klasifikasi, sortir, hitung, ikhtisar
– Penyimpanan Dta
– Penyiapan Dokumen
b.Management Information Systems (MIS) 1964
Tujuan sistem informasi manajemen memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan / dalam subunit organisasional perusahaan (didasarkan pada area fungsional / tingkatan Manajemen), Seperti mempromosikan IBM sebagai alat penyimpanan file dan terminalnya.
c.Decision Support Systems (DSS) 1971
Disebut juga Decision Suport System (DSS). Membantu manager mengambil keputusan yang spesifik untuk masalah yang lebih spesifik.
Dimulai tahun 1960-an dengan Timesharing Komputer, menyediakan informasi pemecahan masalah maupun kemampuan komunikasi dalam memecahkan masalah semi terstruktur.Output dari model matematika dan sistem pakar
d.MIS: Organizational/group  – general
*Jenis-jenis keputusan menurut Herbert A. Simon :
Keputusan Terprogram : Berulang dan Rutin
Keputusan tak terprogram : Baru dan tidak terstruktur
*Tahap-tahap pengambilan Keputusan :
Inteligen : mengamati lingkungan
Merancang : menemukan, mengembangkan, analisa alternatif  tindakan
Memilih : memilih satu dari berbagai alternatif tindakan
Menelaah : menilai pilihan-pilihan yang lalu
*Tujuan Pengambilan Keputusan
Mendukung penilaian manajer, bukan mencoba menggantikannya
Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer daripada efesiensinya
Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi terstruktur
e.Office Automation (OA)  1964
Semua sistem elektronik formal dan informal terutama yang berkaitan dengan komunikasi informal ke dan dari orang-orang di dalam maupun diluar perusahaan.
*Tujuan OA :
1.  Penghindaran biaya.
2.  Pemecahan masalah kelompok.
3.  Sebagai pelengkap.
 f.Artificial Intelligence (AI)/ Expert Systems (ES) 1990
Subset dari Artificial Intelligence (AI) yang memiliki potensi untuk memperluas kemampuan pemecahan masalah manager melebihi kemampuan normalnya. Program komputer  yang mencoba untuk mewakili pengetahuan dari pakar – pakar manusia dalam bentuk heuristik (Yunani = manemukan)/ aturan-aturan.
-Bagian Utama Expert Systems
1.User Interface : Memungkinkan manajer untuk memasukkan instruksi dan menerima informasi ke/dari sistem pakar
2.Knowledge base :Memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah
3.Inference Engine : Melakukan penalaran dengan menggunakan isi knowledge  base berdasarkan urutan tertentu
4.Development Engine : Digunakan untuk menciptakan sistem pakar
 
REFERENSI :
1.Jimmy, L.Gaol. (2000). Sistem informasi manajemen : Pemahaman dan aplikasi. Penerbit Grasindo
2.Laudon, Kenneth C., dan Laudon, Jane P. (2008). Management information system ed.10 (Penerjemah : Sungkono, C., dan Eka, P.M). Jakarta : Salemba Empat
3.(bima.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/…/SISTEM+INFORMASI.ppt)
4. Bayu, W. (___). Sistem Informasi Manajemen.
5. Dwiantoro, T. Sistem informasi manajemen. Dwiantoro.com
6. Anonim. Sistem informasi manajemen : Program studi akuntansi Universitas Pendidikan Indonesia.)
7. Bayu, W. (___). Sistem Informasi Manajemen.
8. Iskandar, M. (2001). Membangun model terpadu untuk sistem informasi berbasis komputer. http://journal.unpar.ac.id/index.php/bina/article/view/343/302.
9. (http://ebookbrowse.com/evolusi-sistem-informasi-berbasis-komputer-ppt-d188409624)
10. Bayu, W. (___). Sistem Informasi Manajemen.
11. (Anonim). (2012). Evolusi dan aplikasi CBIS
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: