RSS

anak emas

30 Sep
Fenomena prilaku sosial
Sepasang suami istri memiliki 3 orang anak perempuan dan 1 orang anak laki-laki. Anak lelakinya adalah anak ketiga, keluarga tersebut adalah keluarga yang sederhana bukan dari keluarga yang kaya. Tetapi anak lelakinya ini menjadi anak emas, anak yang sangat dimanja dibandingkan dengan ketiga anak perempuan lainnya. Apa saja yang diminta oelh anak lelakinya selalu dituruti. Biasanya anak sulung ataupun anak bungsu yang kasih sayangnya lebih walaupun hanya sebagian, tetapi contoh perilaku sosial dalam keluarga ini adalah seakan-akan ketiga anak perempuan seperti anak tiri dan anak lelakinya adalah anak emas mereka.
Perilaku sosial :
Seorang ibu yang sangat menyayangi anak lelakinya sehingga membuat ketiga anak yang lainnya seperti di anaktirikan. Memang ketiga anaknya tetap diperhatikan tapi tidak seperti memperhatikan anak lelakinya yang membuat ketiga anak perempuannya cemburu atas apa yang diberikan oleh ibunya. Segala sesuatu yang dilakukan anak lelakinya selalu dianggap benar walaupun yang dilakukannya itu salah. Seperti anak lelakinya balapan, merokok yang berlebihan, berjudi, dan pecandu narkoba. Suatu saat anak lelakinya ini ketahuan oleh salah satu kakak perempuannya sedang beerjudi, lalu kakaknya mengadu kepada orangtuanya agar anak lelakinya itu dihukum, tetapi karena anak lakinya itu sangat dimanja jadi ibunya tidak percaya dan si kakak hanya bisa sabar, perilaku sang ibu sangat tidak baik, padahal maksud kakaknya baik agar adiknya tidak mengulangi perbuatannya. Hal ini tidak hanya terjadi sekali, berulang kali terjadi tetapi ibunya masih tidak percaya dan tetap memanjakan anak lelakinya tersebut. Padahal sikap anak lelaki kepada ibunya tidak sama seperti ibunya ke anak lelakinya. Anak lelakinya ini sangat nakal dan melawan jika dinasehati, membangkang, jarang pulang kerumah.
Penyebab:
Penyebab internal:
Ibunya sangat menginginkan anak lelaki, dari awal pernikahan dia melahirkan 2 anak perempuan, dan anak ketiga lahirlah lelaki. Setelah sudah memiliki anak lelaki sang ibu tidak mau punya anak lagi karena dia sudah mendapatkan anak lelaki, tapi anak adalah titipan dan sang ibu hamil lagi. Karena sudah merasa puas sudah mempunyai anak lelaki, pada awal kehamilan sang ibu berniat untuk menggugurkan kehamilannya yang keempat tetapi tidak berhasil dan anak keempatnya adalah perempuan. Setelah anak-anaknya dewasa, kasih sayang ibu ke anak lelakinya menjadi lebih bahkan seperti anak tunggal, hal ini disebakan karena ibunya terlalu memanjakan anak lelakinya dari kecil, apa saja kemauan anaknya diberikan sehingga anaknya menjadi nakal dan ketiga anaknya yang lain tidak diperhatikan, dan untungnya ketiga anak perempuannya mengerti kondisi ibunya dan mereka menerima perlakuan ibunya kepada mereka. Sekalipun anak lelakinya itu menyakiti perasaan ibunya anak perempuannyalah yang memberi dukungan.
Penyebab eksternal :
Penyebab lainnya adalah pengaruh lingkungan dan pengaruh teman-temannya. Pengaruh lingkungan rumah, sekolah, dan tempat bermain anak yang tidak baik.
contoh kasus diatas adalah fakta, dan ada beberapa kasus lain yang intinya sama.
* Kasus ini saya dapatkan dari temannya saudara saya.
Ada satu keluarga yang memiliki dua orang anak, yang pertama anak lelaki dan yang kedua anak perempuan.
anak lelakinya ini sangat dimanjakan oleh kedua orang tuanya, sedangkan anak perempuannya lebih banyak di asuh oleh neneknya. apapun yang diminta anak lelakinya selalu dituruti dan sampai anaknya menyalahgunakan kebaikan orang tuanya, fasilitas dan uang diberikan kedua orang tuanya dihabiskan untuk mebeli narkoba dan jika barang dan uangnya sudah habis anak lelakinya meminta lagi dan diberikan lagi terus-menerus, sedangkan anak perempuan ini menjadi cemburu dan melampiaskan kesedihannya dengan pergaulan sex bebas. Suatu saat kedua orang tuanya mendapatkan kabar dari tetangganya bahwa anak lelakinya tertangkap polisi karena pesta narkoba dirumah temannya, dan pada waktu yang sama ibunya langsung meninggal di tempat karena tidak percaya bahwa selama ini anaknya seperti itu, karena pada saat dirumah anak lelakinya sangat bersikap manis, ramah kepada keluarganya. Dan pada saat yang bersamaan bapaknya mencari anak perempuannya yang selama ini mereka terlantarkan. Setelah bertemu dengan anak perempuannya, hal yang menyakitkan terjadi lagi, anak perempuannya tengah hamil muda akibat pergaulan sex bebas. Lambat laun bapaknya jatuh sakit dan akhirnya meningggal dunia.
JADI, kesimpulannya jika kita kelak akan menjadi orang tua, bersikaplah adil kepada anak-anak kita. Lelaki maupun perempuan itu sama saja. Boleh memanjakan anak kita tetapi jangan berlebihan atu menjadi anak emas, karena akan berdampak buruk terhadap anak yang lain akan timbul kecemburuan sosial anatara keluarga. Semoga bermanfaat. sebelummnya saya minta maaf karena tidak ada dsar teori yang saya masukkan dalam blog ini, karena blog yang saya tulis ini murni dari kasus-kasus yang saya dengar dan saya dapatkan. Terima kasih.🙂
 
3 Comments

Posted by on September 30, 2010 in Anak emas

 

3 responses to “anak emas

  1. yusami

    January 5, 2011 at 11:25 pm

    cerita yang menarik dan penuh dengan “pembelajaran”, mohon ijin link.

     
  2. moethya26

    January 6, 2011 at 12:32 pm

    terima kasih🙂
    silahkan linknya ini buat share🙂

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: