RSS

Manusia & Penderitaan

16 Feb

Mutia Farida

NPM : 15509805

1PA03

Tulisan Ilmu Budaya Dasar

Manusia dan Penderitaan

Tentang pengalaman pribadi Dikihianati oleh sahabatku Waktu SMP aku mempunyai 5 orang sahabat, kita sudah dekat selama 2 tahun lebih. Diantara mereka berlima sifatnya itu berbeda-beda, ada yang benar-benar baik dan ada juga yang hanya baik didepan ku saja, tapi dibelangkangku sering menjelek-jelekkan aku. Yah aku pura-pura tidak tahu saja, aku gak mau Cuma karena masalah kecil persahabatanku hancur. Sebenarnya gak nyaman kalau bersahabat itu ada yang lain dibelakang kita, aku sudah coba bicara dengan mereka bahkan aku yang minta maaf sama mereka tapi tetap saja aku yang disalahkan. Masalahnya itu Cuma gara-gara sebuah Band. Diantara kami berenam aku dan sebut saja inisialnya itu S. Aku dan S sama-sama vokalis band. Yah memang aku akui suara S lebih bagus dari pada suaraku. Tapi yang menilai semua itu kan orang yang mendengarkan kita nyanyi. Masalahnya Cuma karena anak-anak band yang lain lebih senang mendengar suara aku daripada suara S. Aneh, padahal suaraku biasa aja. Dan pada saat aku ikut seleksi band ternyata aku yang menang. Alhamdulillah aku senang sekali, akhirnya bisa menang. Tapi kesengan itu hanya sebentar. Sahabat ku S marah-marah, mencelan ku habis-habisan sehingga grup band ku bubar dan aku keluar dari grup band ku. Aku hanya bisa sabar dan bersyukur karena aku harus menerima semua cobaan ini. Aku keluar dari band dan mencoba menenangkan diri dengan menjauh dari sahabat-sahabatku dalam waktu yang cukup lama aku tidak menghubungi mereka. Pengkhianatan lainnya yang membuat aku lebih hancur adalah “Sebuah Perjanjian ”yang sudah kita sepakati, dan apabila perjanjian itu dilanggar akan dikucilkan. Nah lagi-lagi aku yang jadi korbannya. Isi perjanjian itu “Diantara kita semua gak ada yang boleh pacaran dengan teman cowok atau tepatnya mantan sahabat kita sendiri”dan perjanjian yang mereka buat, malah mereka yang melanggarnya. Hatiku hancur banget. Setelah kejadian itu aku sama sekali gak mau bersahabat sama mereka semua, aku gak ngerti dan gak tahu kenapa selalu aku yang disalahkan, selalu aku yang mengalah. Setelah kejadian itu aku gak pernah lagi bertemu dengan mereka karena kita sekolahnya beda dan aku pindah ke luar kota karena orang tua pindah tugas kerja. Setahun kemudian kita ketemu di mal dan suasana sudah beda aku cuma berteman biasa sama mereka aku gak mau sakit hati lagi karena dikhianati sahabat sendiri. Aku gak dendam sama mereka aku hanya ingin mereka tahu apa arti sahabat itu sebenarnya. Mereka harus tahu mengahargai perasaan dan mengetahui penderitaan itu seperti apa.

Hikmahnya: saya bias mengetahui bagaimana sifat seseorang tiu berbeda-beda dan harus bias mengendalikan diri.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: